Jumat, 05 Oktober 2012

Segalanya Terjadi Karena Sebuah Alasan

Kalian percaya nggak sih sama "Everything happens for a reason" ?
Kalimat simple, cuma 5 kata, tapi penuh makna.
Awalnya gue nggak begitu memedulikan kalimat ini.
Sampai pada akhirnya gue harus menempelkan kalimat itu di memori kepala gue

Mendengar kata ini sekilas pasti sering..
Dan ada di satu kesempetan seseorang memberika kalimat ini ke gue
Dia bukan siapa-siapa gue. Dia hanya teman seangkatn. Kita bahkan nggak kenal.
Hanya kebetulan hadir di suatu acara yang sama

Di acara itu, kita berbicara tentang kesehatan remaja dan hanya segelintir orang yang diundang untuk hadir. Di suatu sesi acara, kita disuruh nulis biodata kita di selembar kertas dan selama sekitar 3 menit (atau kurang ya?) disuruh tuker-tukeran sama apeserta lain dan harus nulis nama+kata motivasi di kertas peserta tersebut.

Gue dapet 8 orang. Dan di kertas itu ada berbagai macam kata motivasi.
Kalimat paling gede di kertas gue adalah "EVERYTHING HAPPENS FOR A REASON". 
Dari Asti, sekarang dia XII IPS 1. Tapi jujur, waktu itu gue nggak pernah nganggep kalimat itu. Karena maknanya tidak "memotivasi" gue.
Setidaknya itu menurut gue, pada saat itu

Dan ketka kita disuruh memilih apa kalimat motivasi gue, gue malah menjawa kalimat lain yaitu "Jangan pernah melewatkan kesempatan yang ada di depan kamu."
Kenapa? Ya, gue sangat sering melewatkan kesempatan yang hadir di depan gue saat itu. Mulai dari pendidikan, kesehatan atau percintaan (berasa ramalan zodiak -__-)

Tapi lama kelamaan gue sadar banget makna dari kata-kata itu.
Dan mulai gue inget selalu ketika gue dapet kelas XII IPA 2, untuk kelas baru dan terakhir di dunia SMA.
Gue nggak mau awalnya disana. Karena nggak ada temen yang akrab disana dan ngerasa takut nggak bisa berkembang disana.
Sebenernya ada kesempatan untuk pindah kelas. Gue sempet galau mikirnya.
Bayangin aja, gue nggak begitu kenal sama semua siswa yang ada di kelas itu. Oke, beberapa emang suka ngobrol tapi ya hanya itu. Temen mading? Ada sih, si kebo. Tapi ya masa gue temenan sama kebo doang -_- untung juga sih ada dia

Tapi pada akhirnya gue memutuskan untuk nggak melepas IPA 2. Karena dulu ketika gue naik kelas dari kelas 7 ke kelas 8 juga begini, Malah lebih parah karena dari temen sekelas aja nggak ada yang akrab.
Dan akhirnya? Sampai detik ini gue masih mengakui kalo 8.7 alias GOTCHA still be my best class ever :* 

Saat itu gue percaya banget kenapa Allah SWT "naro" gue di kelas itu. Pasti karena suatu alasan. Gue selalu percaya itu. Dan memegang teguh keyakinan itu.

Sampai akhirnya sekarang....
I'm happy with my class now. Happy with the unpredictable happiness.
Mungkin salah satu dari sekian juta alasan Allah swt, kenapa gue di XII IPA 2 adalah supaya gue kenal berbagai jenis orang gila dari seantero PL27. Macem Bob, Diana, Devi, Fahmi, April, Pampam, Kiki (si dede kecil), Yogi, Papang, Febry, Fahril, Andreas, Claudio, Dimaz dan masih banyaaaaaaaak lagi. Beberapa dari anak-anak kelas emang gue udah kenal, tapi belom ada yang akrab.

Kita mulai kompak. Kita udah buat grup di Whatsapp dengan nama "Natural Science 2 #2013". Kita pernah nonton layar tancep pake LCD pak Hartono yang belom dibawa pergi karena emang masih ada jam pelajarannya. Karena diluar abis hujan dan gerimis-gerimis lucu, makanya kita sebut "MISBAR". Gerimis Bubar... Lengkap dengan Dimaz dengan tampang ngantuknya macem mas-mas layar tancep.

Dan disuatu hari yaitu Jumat bersih kita buat kertas-kertas yang disatuin di satu karton.
Disitu  kita tulis universitas+jurusan yang kita mau.
Mungkin mimpi kita terlalu tinggi. Mungkin harapan kita terlalu jauh. Mungkin hal-hal itu bukan pikira orang lain saja, tapi kita juga.
Tapi ada yang salah dari kumpulan remaja harapan bangsa yang punya mimpi tinggi?

Dan berikut kumpulan kertas-kertas anak-anak calon sukses (amiiiiin :D)

Entah kenapa gabisa di rotate -,-

Gue harap, kita disini bisa saling ngerti mimpi kita. Harapan kita. Supaya bisa saling mengaminkan doa kita.



Dan inget satu lagi, kalo lo gagal dan nggak dapetin apa yang lo mau, Tuhan pasti punya rencana lain...because, EVERYTHING HAPPENS FOR A REASON :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar